Apa Sebabnya, Alexis Sanchez Gagal Di Manchester United?

Apa Sebabnya, Alexis Sanchez Gagal Di Manchester United?

Berita Terkini

Baru-baru ini sejumlah alasan mengemukakan di balik kegagalan pemain berusia 30 tahun, Alexis Sanchez bersama Manchester United. Yang merupakan penyebab salah satunya adalah kegagalan pemain asal Chile beradaptasi menekankan di United yang disebut tim besar.

Alexis Sanchez baru saja diresmikan pindah dari Manchester United. Dia kini berlabuh keĀ Inter Milan. Tetapi, Alexis Sanchez resmi bergabung bersama Inter Milan dengan status pinjaman sampai akhir musim.

Kepindahan Sanchez sekaligus melengkapi paket transfer United ke Inter Milan. Sebab, sebelumnya United juga resmi melepas Romelu Lukaku ke Inter Milan dengan pembelian permanen.

Selain persaingan di lini depan yang ketat, Sanchez dilepas juga karena gagal bersinar di Old Trafford untuk itu dia di lepas oleh MU. Lalu kira-kira apa yang membuat pemain seperti Sanchez gagal saat berada di MU ya? simak berikut ini.

Manchester United Tim Besar

Kalau kita bisa ulas sedikit sejarah Alexis Sanchez dimana dirinya menyeberang dari Arsenal ke Manchester United yang berlangsung pada bulan Januari 2018 lalu. Sebelum berlabuh di Old Trafford, pemain berusia 30 tahun punya reputasi yang mentereng sebagai mesin gol di Arsenal. Sampai akhirnya MU tertarik membawa dirinya bergabung.

Namun, reputasi apik Alexis Sanchez mengalami kelunturan sejak pindah ke United. Satu setengah musim lamanya dirinya sudah membela Setan Merah, Alexis Sanchez tercatat hanya mampu mencetak sabanyak lima gol saja pada kompetitif. Jumlah yang tentunya sangat sedikit jika di lihat gaji yang ia dapatkan di MU tidak sebanding dengan usaha dan kemampuan yang ada didirinya.

Seperti yang di kutip dariĀ Metro mengatakan, jika ada beberapa staf kepelatihan Manchester United tahu apa yang menyebabkan Alexis Sanchez gagal bersinar. Mantan pemain Udinese tersebut dinilai gagal beradaptasi dengan ekspektasi besar di United yang memang tidak sesuai dengan kemampuan yang ada didalam dirinya.

Banyak yang ketahui Sanchez memang menanggung beban yang berat sejak pindah ke United. Dan, beban tersebut tidak mampu dipanggulnya. Hasilnya, Sanchez kesulitan keluar dari tekanan dan tidak mampu berada pada level permainan terbaiknya.

Selain karena status klub yang dianggap lebih besar, menurut staf kepelatihan United, kepada Metro, juga menyebut Alexis Sanchez tidak nyaman dengan besarnya gaji yang diterima. Dia justru masih bisa merasa tidak enak dengan dirinya mendapatkan gaji besar namun tidak sebanding dengan usahanya, dan itu menjadi beban lebih untuk dirinya.

Masih Punya Masa Depan di Manchester United

Meskipun kini harus tersingkir dari skuad utama Manchester United, Alexis Sanchez dinilai masih punya masa depan di klub. Karena menurut informasi manajer Ole Gunnar Solskjaer masih tetap membuka pintu bagi pemain asal Chile untuk kembali. Sang pelatih benar-benar masih belum bisa move on menemukan penggantinya.

“Saya yakin kami akan melihat Alexis kembali. Kami hanya berharap dia mendapatkan kesempatan bermain secara reguler setahun ke depan dan dia bisa mendapatkan performanya kembali,” tutur mantan pelatih Molde FK tersebut seperti yang dikutip dari Metro.

“Saya telah berbicara dengannya, bila saya tak bisa memberikan jaminan tampil secara reguler untuk Alexis Sanchez, lebih baik dirinya bermain di Italia dan menunjukkan apa yang ia bisa lakukan,” lanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *